Senin, 15 April 2013

HUKUM KHITBAH



OLEH : DRS.HM.SAKTI RANGKUTI,MA.
GURU AGAMA ISLAM SMAN 1 GALANG KEC.GALANG
KABUPATEN DELI SERDANG
                                                                 
Khitbah (meminang, melamar, bertunangan) menurut bahasa, adat, dan syara, bukanlah perkawinan. Ia hanya merupakan mukadimah (pendahuluan) bagi perkawinan dan pengantar ke sana.

Seluruh kitab kamus membedakan antara kata-kata “khitbah” (melamar) dan “zawaj” (kawin); adat kebiasaan juga membedakan antara lelaki yang sudah meminang (bertunangan) dengan yang sudah kawin; dan syari’at membedakan secara jelas antara kedua istilah tersebut. Karena itu, khitbah tidak lebih dari sekadar mengumumkan keinginan untuk kawin dengan wanita tertentu, sedangkan zawaj (perkawinan) merupakan aqad yang mengikat dan perjanjian yang kuat yang mempunyai batas-batas, syarat-syarat, hak-hak, dan akibat-akibat tertentu.

PENDETA YAHUDI MASUK ISLAM


Pendeta Yahudi yang Masuk Islam
 Bernama Zaid Bin Sanah
Setelah Melihat Tanda Kebesaran
 Nabi Muhammad Rasulullah SAW.
GALANG, 16 APRIL 2013
Oleh : drs.HM.SAKTI RANGKUTI,MA.
GURU AGAMA ISLAM SMAN 1 GALANG KEC,GALANG
Perjalanan hidup seseorang dalam mencari hidayah petunjuk Allah Swt untuk membuktikan kebenaran ajaran dan kitab suci yang dianutnya, memerlukan cara dan metode yang berliku. Untuk itulah salah satu dari pendeta Yahudi ini ingin membuktikan kebenaran itu dengan cara menguji langsung kepada orang yang telah disebutkan dalam kitab sucinya maka iapun berusaha membuktikanya sendiri akhirnya iapun menemukan petunjuk dan hidayahnya. 

Diriwayatkan oleh At-Thabrani dari Abdullah bin Salaam r.a bahwa pada suatu hari Rasulullah s.a.w keluar bersama sahabat-sahabat beliau, di antara salah satunya adalah Ali bin Abi Thalib r.a.

Tiba-tiba datang menemui Rasulullah Saw seorang Badui dengan mengendarai seekor kuda, lalu ia menghampiri dan mendekat seraya  berkata, "Ya Rasulullah di kampung itu ada sekumpulan manusia yang sudah memeluk Agama Islam dengan mengatakan bahwa jika memeluk Islam, mereka akan mendapat rahmat dan rezeki dari Allah. Tetapi sesudah mereka semua memeluk Islam, maka terjadilah musim kemarau yang berkepanjangan sehingga mereka ditimpa kelaparan dan kehausan.

Selasa, 09 April 2013

99 Cara Mencapai Kesempurnaan Iman


99 Cara Mencapai Kesempurnaan Iman

editor : drs.HM.SAKTI RANGKUTI,MA.
              GURU AGAMA ISLAM SMAN 1 GALANG KEC.GALANG KAB. DELI SERDANG.
              KA.MTS.ALWASHLIYAH PULAU GAMBAR KEC. SERBA JADI KAB. SERDANG BEDAGAI.
              GALANG, 10 APRIL 2013.
 
01.  Bersyukur apabila mendapat nikmat;
02. Sabar apabila mendapat kesulitan;
03. Tawakal setelah melakukan sebarang urusan
04. Ikhlas dalam segala amal perbuatan;
05. Jangan membiarkan hati hanyut dalam kesedihan;
06. Jangan menyesal atas sesuatu kegagalan;
07. Jangan putus asa dalam menghadapi kesulitan;
08. Jangan ragu ragu dengan kekayaan orang;
09. Jangan hasad dan iri atas kejayaan  orang;
10. Jangan sombong kalau memperoleh kejayaan;
11. Jangan tamak kepada harta;
12. Jangan terlalu mengejar akan sesuatu kedudukan;

Rabu, 13 Maret 2013

KISAH MATI SURI DALAM ISLAM


ASSALAMUALAIKUM WAROHMATULLOH WABAROKATUH

Kisah kisah mati suri dalam Islam bagaimana antum sekalian?

EDITOR : DRS.HM.SAKTI RANGKUTI,MA.

Saya ingin memberi kisah mati suri,smoga berguna bagi kita samua....amien


Kesaksian Warga Bengkalis yang Mati Suri dalam Temu Alumni ESQ 'Menyaksikan Orang Disiksa dan Ingin Kembali ke Dunia'.


Pengalaman mati suri seperti yang dialami Aslina, telah pula dirasakan banyak orang. Seorang peneliti dan meraih gelar doktor filsafat dari Universitas Virginia Dr Raymond A Moody pernah meneliti fenomena ini. Hasilnya orang mati suri rata-rata memiliki pengalaman yang hampir sama. Masuk lorong waktu dan ingin dikembalikan ke dunia.

Selasa, 12 Maret 2013

AJARAN AJARAN YANG DAPAT DIPETIK DARI PELAKSANAAN IBADAH HAJI


AJARAN-AJARAN YANG DAPAT DIPETIK DARI PELAKSANAAN IBADAH HAJI
OLEH : DRS. H. M. SAKTI RANGKUTI, M.A.
SELESAI DITULIS HARI SELASA TGL.12 MARET 2O13 PUKUL 12.30.WIB.
KELOMPOK BIMBINGAN IBADAH HAJI (KBIH) SHAFA WAL MARWAH KECAMATAN GALANG KABUPATEN DELI SERDANG

Dari berbagai pelaksanaan ibadah haji yang dikerjakan di dalam menunaikan ibadah haji tentunya ada hal-hal yang diingat bagi setiap orang yang inigin  menyelidikinya dan ada pula suri tauladan bagi orang yang ingin menyelaminya. Bila pintu-pintu rahasia telah terbuka, maka akan tersingkaplah jalan yang terang bagi setiap orang yang ingin mengetahui rahasia-rahasia itu sebagai bahan untuk mensucikan hatinya, diantaranya adalah :

1.    Allah Ta’ala telah memuliakan Baitullah (Ka’bah) yang telah berusia sangat tua dengan menisbahkan kepada DzatNya sendiri.Baitullah dijadikan sebagai tempat tujuan seluruh hambaNya. Daerah sekelilingnya itu dijadikan sebagai tanah haram (suci),bahkan tempat itu dipekokoh pula kehormatannya dengan dilarang melakukan perburuan dan memotong pepohonan yang ada disekitarnya.Manusia berdatangan dari berbagai penjuru dunia dalam kondisi kusut masai, merendahkan diri kepada Dzat yang menguasai Baitullah itu, karena menghormati keagungan dan kebesaranNya.Perasaan ini mesti dimunculkan,agar ketauhidan semangkin kuat dan kokoh bagi orang yang datang untuk memperhambakan diri kepada Allah SWT.dalam rangka menaati dan menjalankan perintahNya.

Minggu, 10 Maret 2013

AQIDAH DAN TAUHID



AQIDAH DAN TAUHID
EDITOR : DRS.HM.SAKTI RANGKUTI,MA.

Berbaiat Kepada Rasulullah
Hadis riwayat Jarir bin Abdullah ra., ia berkata:
Aku berbaiat kepada Rasulullah saw. untuk selalu mendirikan salat, memberikan zakat dan memberi nasehat baik kepada setiap muslim. [HR Muslim]
| 
Hadis riwayat Itban bin Malik ra.:
Dari Mahmud bin Rabi` ia berkata: Aku datang ke Madinah dan bertemu Itban. Dan aku berkata: Aku mendengar cerita tentang engkau. Itban berkata: Mataku terkena suatu penyakit. Lalu aku menyuruh orang menghadap Rasulullah saw. untuk mengatakan kepada beliau bahwa aku ingin engkau (Rasulullah saw.) datang dan mengerjakan salat di rumahku, sehingga aku dapat menjadikannya sebagai mushalla. Nabi pun datang bersama beberapa orang sahabat beliau. Beliau masuk dan mengerjakan salat di rumahku. Sementara itu para sahabat saling berbincang di antara mereka. Mereka umumnya sedang membicarakan Malik bin Dukhsyum (artinya, mereka membicarakan sikap orang-orang munafik yang buruk, di antaranya Malik). Mereka ingin Rasulullah saw. berdoa agar Malik mendapat celaka. Mereka ingin ia tertimpa malapetaka. Ketika Rasulullah saw. selesai salat, beliau bertanya: Bukankah ia bersaksi: Bahwa tiada Tuhan selain Allah dan aku adalah utusan Allah? Para sahabat menjawab: Memang benar ia mengucapkan itu, tetapi itu tidak ada dalam hatinya. Rasulullah saw. bersabda: Seseorang yang bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa aku adalah utusan Allah, tidak akan masuk neraka atau dimakan api neraka. [HR. Muslim]

Jumat, 01 Maret 2013

NASKAH KHUTBAH DI ARAFAH


 »
                                            
Naskah Khutbah Wukuf di Arafah
Oleh : drs.HM.SAKTI RANGKUTI,MA.
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ جَعَلَ اْلبَيْتَ مَثَابَةً لِلنَّاسِ وَأَمْناً ، وَأَشْهَدُ اَنْ لآ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ جَعَلَ حَجَّ اْلبَيْتَ مِنَ الشَّرِيْعَةِ رُكْناً وَصَرَّفَ وُجُوْهَنَا اِلىَ قِبْلَتِهِ فَكَانَ ذَالِكَ مِنْ نِعْمَةِ اْلعُظْمىَ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ خَيْرَ مَنْ طَافَ بِاْلبَيْتِ اْلعَتِيْقِ ذَاكِرًا أًسْمَآءَ رَبِّهِ اْلحُسْنىَ ، اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَأَتْباَعِهِ اِلىَ يَوْمِ اْلقِيَامَةِ ، أَمَّا بَعْدُ : فَيَآ اَيُّهَا النَّاسُ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى وَهِيَ نِعْمَةُ الْعُدَّةِ لِيَوْمِ اْلمِيْعَادِ .
Para tamu Allah, jamaah haji yang dirahmati Allah, Kaum muslimin walmuslimat dhuyuufullah wa dhuyuufurrohmaan…!
Pada hari  yang  penuh rahmat dan maghfiroh ini, marilah kita panjatkan Puja dan puji dengan penuh rasa syukur yang setulusnya kepada Allah SWT. Yang telah menjadikan hari arofah ini sebagai hari yang teramat mulia.  Pada hari  ini Allah mengabulkan semua pinta dan do’a hamba-hambanya yang  memanjatkan do’a kepadaNya. Sholawat dan salam semoga terlimpah bagi Nabi besar kita Muhammad Saw. Yang telah menyampaikan  risalahnya dari Allah  SWT untuk umatnya sehingga mengantarkan   umatnya ke jalan yang terang yang diridhohi Allah SWT.